Gandeng BRMP Biogen, PT MBI Siapkan Bibit Unggul Edamame
PT Mandiri Banana Indonesia (MBI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik (BRMP Biogen) terkait pengembangan dan pembibitan kacang edamame. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor BRMP Biogen, Jalan Tentara Pelajar 3A, Cimanggu, Kota Bogor, Rabu (4/2/2026).
Melalui kerja sama ini, BRMP Biogen akan menyediakan bibit unggul kacang edamame sekaligus melakukan pendampingan teknis kepada PT MBI, mulai dari masa tanam hingga panen. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen edamame pada lahan milik PT MBI.
Kepala BRMP Biogen, Arif Surahman, Ph.D, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjalankan kewajiban sesuai perjanjian yang telah disepakati.
“BRMP Biogen menjadi penyedia benih unggul kacang edamame sekaligus melakukan pendampingan teknis selama proses budidaya. Dalam tahap awal, kami akan menyerahkan benih unggul sebanyak 5 kilogram kepada PT MBI,” ujar Arif.
Ia menegaskan, benih yang diberikan merupakan benih kelas NS (Nucleus Seed) yang dapat dikembangkan menjadi benih kelas BS (Breeder Seed) dan selanjutnya diturunkan ke kelas ES (Extension Seed).
“Dengan pendampingan ini, kami berharap varietas unggulan yang kami hasilkan dapat tersebar luas, produktivitas meningkat, dan pada akhirnya mampu mendorong peningkatan pendapatan petani edamame,” tegasnya.
Fokus Hulu hingga Hilir
Direktur Utama PT MBI, Fachri Yulizar, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, MoU ini menjadi jawaban atas kebutuhan para mitra dan plasma PT MBI terhadap ketersediaan benih unggul yang berkelanjutan.
“Momentum edamame saat ini sangat luar biasa. Namun kita tidak boleh hanya euforia pada hasil produksi. Jika benih unggul tidak dipikirkan sejak hulu, maka rantai produksi bisa terputus di kemudian hari,” kata Fachri.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan BRMP Biogen merupakan bagian dari strategi PT MBI dalam membangun ekosistem pertanian edamame dari hulu hingga hilir, termasuk aspek hilirisasi dan pemenuhan pasar.
Panen Perdana Capai 70 Ton
Fachri mengungkapkan, sebelum adanya kerja sama dengan BRMP Biogen, PT MBI telah mencatat panen perdana kacang edamame pada 2025 sebesar 70 ton dari lahan seluas 10 hektare di Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
“Dengan dukungan bibit unggul dan pendampingan teknis dari BRMP Biogen, kami menargetkan produktivitas bisa meningkat hingga 10 ton per hektare, sehingga kebutuhan pasar yang saat ini sangat tinggi dapat terpenuhi,” ujarnya.
Garap Nanggerang hingga Cibubur
Untuk pengembangan ke depan, PT MBI akan memaksimalkan lahan di Desa Nanggerang, Cicurug, Sukabumi. Selain itu, perusahaan juga membuka peluang pengembangan di wilayah lain.
“Salah satunya, kami telah menjalin kerja sama dengan Kwarnas untuk menggarap lahan seluas 10 hektare di kawasan Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta,” pungkas Fachri
Sumber berita: Majalah Nusantara