Wakil Gubernur Malut Dukung Konservasi SDG Pala dan Cengkeh
Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek CDCSUI yang akan dilakukan oleh BRMP Biogen di wilayah Maluku Utara. Hal ini disampaikan oleh saat menyambut Kepala BRMP Biogen Dr. Atekan, SP., M.Si dalam rangkaian acara “Konsultasi Implementasi dan Penentuan Demplot Proyek Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI) di Maluku Utara, tepatnya Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Selatan”, Jumat (22/5/2026).
Sarbin menyampaikan bahwa 'Kolabirasi antar stakeholder yang terkait dengan proyek ini perlu ditingkatkan agar nilai komoditas lokal meningkat untuk kepentingan masyarakat. Proyek ini diharapkan bisa menjadi titik awal kebangkitan kembali kejayaan rempah di Maluku Utara. Sarbin sangat mendukung program ini dapat terlaksana dengan baik dan akan mengerahkan organisasi pemerintah daerah terkait untuk ikut aktif dalam mendukung kegiatan pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Atekan menyebut akan membantu Pemerintah Maluku Utara untuk memperoleh pengakuan Globally Important Agricultural Heritage Systems (GIAHS) terhadap sistem budidaya tradisional pala da cengkeh di Maluku Utara yang masih lestari hingga hari ini.
Maluku Utara yang telah dikenal dunia sebagai The Spice Islands (Kepulauan Rempah), tempat asli dari tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum) dan pala (Myristica fragrans). Nilai penting dari komoditas ini bukan sekadar pada aspek ekonomi perdagangan masa lalu, melainkan pada Ketahanan Pangan dan Mata Pencaharian, Kearifan Lokal dan Keanekaragaman Hayati serta Identitas Budaya yang Kuat.
Proyek CDCSUI diharapkan dapat membantu menginisiasi ide ini agar dapat segera terwujud sehingga dunia tidak hanya mengakui keunikan lansekap pertanian vulkanik tanah Maluku Utara ini, tetapi juga mengamankan cetak biru perlindungan lingkungan, ketahanan pangan, dan warisan budaya yang mampu beradaptasi dengan tantangan modern.