• Jl. Tentara Pelajar 3A, Cimanggu Bogor
  • (0251) 8337975 (WA) +628111756776
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pengumuman
    • Infografis
    • Jurnal AgroBiogen
    • Buletin Plasma Nutfah
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
92 dilihat       14 September 2026

Tak Tertulis, tapi Terus Hidup: Pengetahuan Tradisional Sedulur Sikep

BLORA – Di tengah kehidupan masyarakat Sedulur Sikep Samin, pengetahuan tentang pertanian tidak hanya berkaitan dengan bagaimana menghasilkan pangan. Pengetahuan tersebut tumbuh dari pengalaman yang berlangsung lama dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Di Klopoduwur dan Sambongrejo, pengetahuan mengenai tanaman pangan lokal masih dikenal dan dipraktikkan, sejalan dengan kehidupan masyarakat yang sejak lama dekat dengan pertanian.

Pengetahuan itu salah satunya terlihat dari bagaimana masyarakat mengenali dan mempertahankan berbagai jenis tanaman pangan lokal. Talas dan Uwi/Gembili masih dibudidayakan oleh sebagian masyarakat dengan cara sederhana di pekarangan, kebun campuran, maupun lahan tegalan. Praktiknya memanfaatkan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Hasilnya pun sebagian besar masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sehingga keberadaan tanaman tersebut tetap menjadi bagian dari sistem pangan masyarakat.

Pengetahuan tersebut juga tercermin dari keberagaman tanaman yang masih dikenal masyarakat. Di Klopoduwur, masyarakat mengenal sedikitnya dua varietas talas dan tiga varietas uwi. Sementara di Sambongrejo, ditemukan pengetahuan mengenai enam varietas talas dan enam varietas uwi. Keberadaan berbagai varietas tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tidak berhenti pada mengenal nama tanaman, tetapi berkembang melalui pengalaman dalam mengenali dan mengelola tanaman yang telah mereka temui dari generasi ke generasi.

Dalam kehidupan Sedulur Sikep, pengetahuan tradisional juga berjalan bersama nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Kejujuran, kesederhanaan, persaudaraan, toleransi, kebersamaan, dan gotong royong merupakan nilai yang diwariskan secara turun-temurun. Pandangan untuk hidup selaras dengan alam juga menjadi bagian dari cara masyarakat memaknai kehidupan dan lingkungan di sekitarnya.

Meski masih hidup, pengetahuan tersebut menghadapi tantangan dalam perkembangannya. Budidaya tanaman lokal belum dilakukan secara intensif, produksinya masih terbatas, dan pemanfaatannya lebih banyak untuk kebutuhan rumah tangga daripada pasar. Pengolahan lanjutan dan akses pasar juga belum berkembang secara optimal. Kondisi ini menunjukkan bahwa mempertahankan pengetahuan tradisional tidak hanya tentang menjaga praktik yang sudah ada, tetapi juga memastikan pengetahuan tersebut tetap dapat berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui Program Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI), pengalaman dan pengetahuan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan kegiatan konservasi di Blora. Masyarakat adat Sedulur Sikep sudah menyatakan setuju atas program ini untuk dilaksanakan di tempat mereka. 

Laporan asesmen merekomendasikan agar pengalaman adat dan budaya yang telah berjalan lama dapat diintegrasikan dan diadaptasikan dengan perkembangan pengetahuan serta teknologi baru. Dengan begitu, pertukaran pengetahuan dapat berlangsung secara sinergis dan kolaboratif, sekaligus menjaga agar pengetahuan yang telah hidup di tengah masyarakat tetap memiliki ruang untuk berkembang.

Prev Next

- BRMP Biogen


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Blora Perkuat Pelestarian Talas, Uwi, dan Padi Lokal melalui Pelatihan Konservasi
    02 Nov 2026 - By BRMP Biogen
  • Thumb
    Perkuat Wawasan Mahasiswa Undip Lewat KKL di BRMP Biogen
    02 Nov 2026 - By BRMP Biogen
  • Thumb
    Padi Lokal Magelang, Kekayaan Genetik Penopang Pangan
    01 Nov 2026 - By BRMP Biogen
  • Thumb
    Perkuat Mutu dan Daya Saing Rempah, Petani Halmahera Selatan Ikuti Bimtek Pala dan Cengkeh
    31 Okt 2026 - By BRMP Biogen
  • Thumb
    CDCSUI Perkenalkan Produk UMKM Berbasis Pala dan Rempah di Pameran FAO
    30 Okt 2026 - By BRMP Biogen

tags

BRMP Biogen

Kontak

(0251) 8337975 (WA) +628111756776
(0251) 8333975
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar No.3A, RT.02/RW.7, Menteng, Kec. Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat 16111
Indonesia

website: https://biogen.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian. All Right Reserved