Panen Benih Padi Bioemas, Berikut Keunggulannya
BOGOR - BRMP Biogen melaksanakan panen padi varietas Bioemas Agritan di Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Muara, Bogor, Selasa (21/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program produksi benih penjenis (bereeder seed/BS) terhadap lima varietas unggul baru BRMP Biogen, yakni Biosalin 1 dan 2 Agritan, Bioemas Agritan, Bioni 63 Ciherang Agritan, dan Biopatenggang.
Menurut pemulia Boemas Agritan, Dr. Iswari Saraswati Dewi, padi yang dirilis Kementerian Pertanian melalui BRMP Biogen tersebut memiliki keunggulan produktivitas tinggi dan tahan terhadap sejumlah penyakit seperti hawar daun bakteri dan wereng batang cokelat. Selain itu Bioemas juga mampu tumbuh saat dilanda kekeringan.
“Berdasarkan hasil uji multi lokasi yang pernah kita lakukan, produktivitasnya bisa mencapai 10 ton. Varietas ini juga moderat toleran kekeringan,” ujar Iswari saat melakukan pemeriksaan tanaman sebelum panen.
Berdasarkan target produksi, hasil panen benih Bioemas label kuning ini adalah 1.500kg. Wilayah penyebaran utamanya nanti adalah Jawa Tengah, lokasi dimana sebagian petaninya mengaku sudah memanfaatkan padi Bioemas namun saat ini kehabisan benih.
Salah satu cara yang dapat dilakukan agar benih varietas unggul dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan adalah dengan memerbanyak benih penjenis menjadi benih turunannya seperti benih dasar, benih pokok, hingga benih sebar. Dengan begitu pemanfaatan banih unggul bisa lebih maksimal dan risiko kekurangan benih dapat teratasi.