Pak Tono: Merawat Talas dan Uwi, Menjaga Tradisi Tetap Tumbuh
BLORA — Di tengah kehidupan masyarakat Sedulur Sikep Sambongrejo, talas dan uwi bukan sekedar tanaman pangan. Keduanya telah menjadi bagian dari kehidupan dan tradisi masyarakat. Di antara warga yang hingga kini masih menjaga keberadaan tanaman tersebut adalah Pak Tono, salah satu tokoh Sedulur Sikep Sambongrejo yang terus membudidayakan talas dan uwi untuk dikonsumsi di lingkungan masyarakat.
Bagi Pak Tono, menanam tanaman lokal tidak harus selalu dilakukan di lahan yang luas atau produktif. Ia juga mengajak warga Sedulur Sikep untuk memanfaatkan lahan yang kurang produktif dengan menanam talas, sehingga lahan tersebut tetap dapat memberikan manfaat sekaligus membuka peluang nilai tambah bagi masyarakat. Upaya sederhana ini menjadi bagian dari dorongannya agar tanaman lokal tetap ditanam dan dimanfaatkan oleh warga.
Talas juga memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan budaya masyarakat Sedulur Sikep Sambongrejo. Polo kependem, sebutan yang digunakan untuk talas, menjadi salah satu makanan yang kerap disajikan dalam acara adat ngrowot. Bagi masyarakat, keberadaan tanaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi yang terus dipertahankan.
Menjaga tanaman lokal, bagi Pak Tono, juga berarti mengajak lebih banyak orang untuk ikut menanam. Karena itu, ia tidak hanya membudidayakan talas dan uwi sendiri, tetapi juga membagikan bibit talas secara gratis kepada masyarakat yang ingin menanam. Dari bibit yang berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya, upaya menjaga tanaman lokal pun dapat terus berlanjut di tengah masyarakat.
Di tengah upaya Proyek Crop Diversity Conservation for Sustainable Use in Indonesia (CDCSUI) untuk mendukung konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan tanaman lokal, praktik yang dilakukan Pak Tono menunjukkan bahwa konservasi dapat tumbuh dari langkah sederhana di tingkat masyarakat. Menanam, berbagi bibit, dan mengajak warga untuk ikut menjaga dari kebiasaan sederhana itulah talas dan uwi terus memiliki ruang untuk tumbuh di Sambongrejo.