• Jl. Tentara Pelajar 3A, Cimanggu Bogor
  • (0251) 8337975 (WA) +628111756776
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pengumuman
    • Infografis
    • Jurnal AgroBiogen
    • Buletin Plasma Nutfah
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
11 dilihat       14 Maret 2026

Mentan Amran: Stok Beras Nasional Sangat Baik, Bulan Depan Tembus 5 Juta Ton

Pilarpertanian - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan ketersediaan stok pangan nasional dari 11 komoditas strategis, khususnya beras, berada dalam kondisi sangat baik. Saat ini, cadangan beras nasional telah mencapai sekitar 4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dan diproyeksikan terus meningkat hingga mendekati 5 juta ton dalam waktu dekat. Capaian tersebut semakin memperkuat ketahanan pangan nasional.

Hal itu disampaikan Mentan Amran dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

“Hari ini mencapai 4 juta ton, data dua hari lalu sudah 4 juta ton dan kemungkinan bulan depan sudah mencapai 5 juta ton, Bapak Presiden. Ini tertinggi cadangan kita, ini cukup untuk 324 hari, sampai akhir tahun cukup cadangan kita sekarang untuk beras,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran juga menyampaikan bahwa terdapat sejumlah perkembangan positif di sektor komoditas strategis lainnya, salah satunya adalah peningkatan ekspor minyak sawit mentah crude palm oil (CPO) yang mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan tersebut turut memperkuat kinerja ekspor sektor pertanian secara keseluruhan.

Berdasarkan data kinerja industri sawit total produksi mencapai angka 56 juta ton dengan total ekspor dari berbagai bentuk olahan komoditas tersebut menembus angka 32 juta ton.

Di sisi lain, kinerja sektor pertanian juga tercermin dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Mentan Amran menyebut bahwa produk domestik bruto (PDB) sektor pertanian mencapai 5,74 persen, yang merupakan capaian tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Sedangkan angka tertinggi lainnya sektor pertanian pernah mendapatkan angka 4,83 di tahun 2008, dan 4,59 di tahun 2012

“PDB sektor pertanian ini tertinggi selama 25 tahun, 5,74 persen PDB sektor pertanian. Kemudian NTP (Nilai Tukar Petani), tingkat kesejahteraan petani, tertinggi selama 33 tahun,” kata Mentan Amran.

Diketahui NTP yang menjadi tonggak penting dalam penguatan daya beli masyarakat petani nasional menyentuh angka 125,45 mencerminkan rasio harga yang diterima petani meningkat lebih baik dibandingkan dengan biaya yang dibayar oleh petani.

Menurut Mentan Amran, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah, serangkaian deregulasi, efisiensi anggaran dan transformasi pertanian dan diantaranya termasuk kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) serta penurunan harga pupuk yang turut meningkatkan kesejahteraan petani.

“Ini karena kebijakan Bapak Presiden, HPP dinaikkan dan juga pupuk, harga pupuk turun 20 persen tanpa membebani Menteri Keuangan,” jelasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kondisi ketahanan pangan nasional saat ini menunjukkan fondasi yang kuat. Presiden juga menekankan pentingnya terus mencermati seluruh komoditas pangan, terutama sumber protein bagi masyarakat.

“Saya kira ini juga sesuatu yang bisa kita yakini, suatu fondasi yang kuat. Apapun terjadi, pangan kita aman. Tentunya semua komoditas harus kita cermati, terutama masalah protein. Protein, saya kira yang paling cepat masalah protein adalah perikanan, perikanan darat, dan perikanan lepas pantai, dan perikanan tangkap,” tutur Presiden.

Pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional semakin kokoh dan sekaligus memperkuat langkah Indonesia menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.(PW)

Sumber berita : pilarpertanian.com

Prev Next

- BRMP Biogen


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    PM-AAS Berhasil Tingkatkan Hasil Panen di Subang
    01 Apr 2026 - By BRMP Biogen
  • Thumb
    Kementan Gaspol Hilirisasi Pertanian untuk Pengembangan Biofuel dan Bioetanol
    30 Mar 2026 - By BRMP Biogen
  • Thumb
    Hemat Air hingga 20%, Kementan Dorong Pengelolaan Air Sawah Hadapi Kemarau
    27 Mar 2026 - By BRMP Biogen
  • Thumb
    BRMP Biogen Gandeng PT MASTANI dalam Pemanfaatan Edamame Biomax
    04 Mar 2026 - By BRMP Biogen

tags

Kementerian Pertanian pilar pertanian

Kontak

(0251) 8337975 (WA) +628111756776
(0251) 8333975
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar No.3A, RT.02/RW.7, Menteng, Kec. Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat 16111
Indonesia

website: https://biogen.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian. All Right Reserved