BRMP Biogen Ikuti Rangkaian Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pertanian
BOGOR — Dalam upaya memperkuat tata kelola organisasi, penerapan teknologi modern, serta sistem jaminan mutu dari hulu ke hilir, BRMP Biogen ikuti rangkaian pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian sepanjang September hingga Oktober 2026 di Bogor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Pelatihan Penjaminan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan Sertifikasi BNSP pada 16–19 September 2026. Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman regulasi PSAT, pengawasan panen hingga pascapanen, rantai pasok, logistik, pengemasan, hingga pemajangan (display) produk. Selain simulasi uji kompetensi dan presentasi laporan, peserta mengikuti asesmen langsung oleh Tim Lembaga Sertifikasi Profesi Jaminan Mutu dan Keamanan Pangan (LSP JMKP) untuk memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP secara nasional.
Selanjutnya, ada Pelatihan Komunikasi Publik dan Bahasa Inggris dalam dua gelombang, yaitu Batch 1 (22–24 September 2026) dan Batch 2 (6–8 Oktober 2026). Kegiatan yang dibuka resmi oleh Sekretaris BRMP, Handi Arief, S.T., M.A.P., berkolaborasi dengan Jadisa Manajemen dan BST Consulting. Dalam pelatihan ini, para peserta mengasah keterampilan public speaking, olah vokal, bahasa tubuh, struktur presentasi, teknik storytelling, hingga metode PREP untuk komunikasi persuasif dan diplomatis guna mendukung penyampaian informasi publik dan pelayanan masyarakat.
Pada 29 September hingga 1 Oktober 2026, agenda dilanjutkan dengan Pelatihan Pengembangan Rantai Nilai Komoditas Pertanian (Mutu Benih, Mutu Beras, dan Lab. Tanah). Fokus utama pelatihan ini melingkupi tiga pilar krusial, yaitu penjaminan mutu benih, pengujian mutu beras, serta optimalisasi kapasitas analisis laboratorium tanah. Pembekalan komprehensif ini dirancang agar ASN mampu mengawal penerapan standar mutu komoditas unggulan demi mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
Kemudian, agenda dilanjutkan dengan Pelatihan ISO 19011 (Pedoman Audit Sistem Manajemen) pada 6–8 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dala merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi audit sistem manajemen secara profesional, transparan, dan terstruktur. Selama tiga hari, peserta dibekali teori, studi kasus, serta simulasi audit interaktif. Pematerian mencakup dasar dan prinsip audit, perkembangan standar ISO 19011:2026 dan ISO 9001:2026, perencanaan audit berbasis risiko (risk-based audit), hingga teknik audit lapangan dan pelaporan tindak lanjut. Through pembekalan ini, para pegawai diharapkan siap menjadi auditor internal yang andal guna memperkuat jaminan mutu dan efisiensi layanan instansi.